Gambaran Umum D3 Teknologi Transfusi Darah

  • Home
  • Gambaran Umum D3 Teknologi Transfusi Darah

Gambaran Umum D3 Teknologi Transfusi Darah

img-1438325596.jpg


Transfusi Darah adalah salah satu tahapan yang diharuskan oleh dokter dalam upaya perawatan pasien menuju sehat.  Untuk mendukung hal tersebut tentu dibutuhkan berbagai hal yang korelatif, antara lain jumlah pendonor dan darah yang tersedia, penyimpanan dan distribusinya. Karena begitu vitalnya kebutuhan akan hal ini maka dlam setiap prosesnya, mulai dari pengambilan darah sampai pemberian darah kepada pasien yang membutuhkan diperlukan penanganan oleh tenaga ahli  Transfusi Darah berikut Teknologi yang memadai.
Kendala dalam hal ini adalah

  1. Persediaan darah yang belum mencukupi. Dari 4 juta kantong darah yang dibutuhkan PMI Pusat baru terpenuhi 60%. 
  2. Suplai darah dari Unit Transfusi Darah ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang belum merata diseluruh Kab/Kota di Indonesia. Masih banyak fasilitas pelayanan kesehatan di Kab/Kota kesulitan memperoleh darah dan memprosesnya. 
  3. Kurangnya tenaga ahli untuk menangani proses pengambilan, pengolahan, penyimpanan, distribusi dan pemberian darah kepada pasien yang membutuhkan.

Sejalan dengan hal ini tampak jelas bahwa Peran Tim Ahli Teknologi Darah  didalam Unit Transfusi Darah,  Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Puskesmas adalah sangat vital untuk menjamin tercapainya target pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.